Blogs. { archives / bookshelf / links }

Rindu

Demi cintaMu ya Allah. Pada Muhammad nabiMu, ampunilah dosaku, wujudkan harapanku.
Muhammadku Muhammadku dengarlah seruanku. Aku rindu aku rindu, kepadamu Muhammadku……

Founded @ 4shared- Haddad Alwi Feat Vita.

Today

Today, Im happy, I dunno why?

Tjerita Mas-Mas

Malam-malam gak bisa tidur, akhirnya pasang radio, ada acara bagus, semacam curhat-pengakuan dosa yang pernah di laku-in pemirsa, di bulan Ramadhan tahun lalu.

Ada mas-mas yang tahun kemaren, gag pernah puasa seharipun gara-gara di tinggal ceweknya. Ditinggalkannya pun dengan cara yang ekstrim. Sehari sebelum puasa, dia makan bareng, ketawa-ketawa, jalan-jalan, malemnya malah sempet makan sate kelinci di Lembang. Besoknya, they brokes up!.

Yang jadi center of the stories, setidaknya itulah yang jadi isu utamanya. Si mas-mas itu down banget, nggak tahu harus ngapain, he loves her very much but he just got a muds. Nggak tahu salahnya apa, nggak tahu dosanya dimana, tiba-tiba semua jadi gelap. Akhirnya dia marah sama Alloh, trus dia demo; Nggak pernah mau puasa walaupun itu cuma satu hari, di bulan Ramadhan pulak.

Si mas-mas itu sekarang udah sadar, tahun sekarang udah mau puasa lagi. Malahan katanya, utang puasa tahun lalu udah di bayarnya tepat di bulan kemaren (nggak bisa berhenti menggigil, pas ngebayangin lemesnya puasa 2 bulan berturut-turut, dua…DUAH bulan cobah?).

Dan pesan yang mau diangkat sama si mas-mas itu. That he never be exist di hati seorang yang kosong, hati yang tidak ada, hampa, kopong, pokoknya hati yang kalo di kalikan dengan angka berapapun hasilnya pasti nol. And he need find the ‘fully’ somewhere else, dari temen-temen, dari keluarga, dari lingkungan, dan-kedengeran selfhelp, tapi serasa ada yang mukul-mukul kepala belakang pake sesuatu yang keras, pas si mas itu bilang-dari mesjid.

Mas itu malu karena udah marah sama Alloh. Udah bete-bete an sama Alloh, bahwa idupnya gag pernah adil buat dia. Dia gak mau ngikutin alur cerita yang udah di tetapkan, dia mau ceritanya sendiri yang berjalan, walaupun itu hanya benar buat dia ajah. Katanya “Temen-temen Alloh itu maha adil, kitanya ajah yang belum ngerasain kalo Alloh itu maha adil”

Cerita kecil sih, tapi ya sebagai catatan kaki ajah, seperti katanya si mas yang lain, mas penyiar radio “Ya itulah hidup, kadang kita harus bersabar mengikuti alur cerita, sebagai apa dulu. Baru setelah-setelah, kita akan sadar akan berperan sebagai apa di dunia ini”. Which I amen-ed.

Somehow, di akhir curhat si mas itu, penyiar yang laen, mbak-mbak penyiar menambahkan “Ladies-ladies, mojang-mojang, inget yak, hargain bulan Ramadhan, jangan pernah memutuskan pacar kalian di malam pertama di bulan yang suci ini, apalagi yang udah nraktir kalian makan sate kelinci!”

Hoh?

Lady Jane

Malam itu,
Ku coba buat kata untukmu
Lewat ‘Dancing Queen’ ABBA
Lewat Angie dari Rolling Stone

Pusing bukan buatan
Bodo alang kepalang

Sampai sekarang,
Masih kertas tanpa kata.

Tapi tetap akan kuceritakan berpada-pada.
Lady Jane itu memang ada.

Hahaii.

Hehe…

Joshua Tree

Vinyl photos U2 – The Joshua Tree album covers. Shoot with Anton Corbijn panoramic cameras. Death Valley, USA, 1986

← Before