Mengalir Sampai Gutenberg
Kira – kira, -/+ ( kalo nggak salah berhitung ) udah sekitar 6 bulanan lebih nggak pernah maen-maen ke Gutenberg.Dan jangankan maen ketempatnya,sekedar untuk nengokin rrs feed-nya di imelpun bisa di bilang udah nggak pernah lagi.
Malam kemarin,setelah beres ber-silaturahmi di facebook dengan beberapa temen yang kebetulan lagi online juga.Akhirnya menyempatkan diri untuk sekedar menjejakkan kaki disana lagi “Wuhuuu!…Wuhuuu! Your dates is cominnnnn’…. ” .
Setelah sampai,niatan pertama adalah mau nyari sebuah manuskrip tentang kisah kegelapan yang udah terlanjur di tonton ( lagi dan lagi ) filmnya.Tapi nggak pernah ngikutin jalan ceritanya sampai akhir karena selalu ketiduran,atau udah keburu bosen duluan.Dracula’s by Bram Stoker.
Nggak tahu salah jari meng-klik atau mata yang salah memandang link shortcut.Setelah di unduh dan di buka filenya.Ternyata bukan Bram Stoker dengan Dracula-nya yang terbuka.tapi sebuah kamus yang berjudul “The Devil’s Dictionary” hasil buah tangan Ambrose Bierce.
KOK BISAAAHHH ??? Dan…Sapapula itu Ambrose Bierce ?
Lalu baca author prefaced-nya yang berbunyi : The Devil’s Dictionary was begun in a weekly paper in 1881, and was continued in a desultory way at long intervals until 1906….etc etc etc.
Wow 1886 sampe 1906 di koran Mingguan ? Mmmmhhhh,kayaknya menarik ? Oke,baca dolo !
Dan iya bener,setelah di baca sekilas.Di kamus ini ada beberapa kosakata yang kayaknya ngak bakalan ada di kamus standar lain,semacam ‘cynic word’ dan emang ‘cynic words’.Lengkap dengan sebait-dua bait poems,atau percakapan yang mungkin ditulis untuk menjelaskan : “Kenapa satu kata ini bisa di artikan seperti ini”.
Beneran ya,dan ini boleh dicatat sebagai pesan moral : Kalo situs bagus,dan volunteer yang ngisinya bekerja dengan hati.Dengan salah pencet pun, kita masih di suguhi konten yang bagus.
Kapan kita punya yang kayak ‘ginian’ ? Secara,buat orang-orang yang english vocab-nya masih on blepotan levels,dan ada aku diantara orang-orang itu -_- .Kayaknya akan susah untuk meng-arti-i setiap makna yang tersirat dari suatu bacaan bagus yang belum terjemahkan oleh penerjemah yang nampol banget di bidangnya.
Mmmmhhhh…..???
Balik lagi ke Gutenberg.Setelah itu,tadinya hanya berniat maen lempar-lemparan,antara berharap dan tidak berharap, moga-moga dapet satuuuu ajah cerpen karyanya Anton Checkov yang udah di terjemahin ke bahasa inggris (dengan alasan : Kalo bahasa inggris kita blepotan,jangan pernah berharap akan mengerti satu patah katapun dalam bahasa Rusia ).
Gutenberg memberikan satu links lagi,trus di unduh lagi .Dan…dan…dan…Pas dibuka filenya…..
Wow…WOW…WOOWWWW !!!
Ini mah bukan cerpen atuh.Tapi,ANTOLOGI CERPEN ! dari beberapa penulis besar Rusia pula.
HORE ! HORE ! HOREEEEEEEEEYYYYY !
Bayangkan ! Anton Checkov menyumbangkan tiga cerpen-nya ( TIGAAA!!! Ada Vanka,The Bet, sama The Darling.Padahalkan mintanya cuma satu ? ).Trus ada Alexander Pushkin dengan The Queen Of Spades-nya,ada Korolenko,ada Andreyev,ada M Gorky dan lain-lain yang kurang lebih ada sekitar 11 penulis lah.
Yang paling canggih,ada the greatest Leo Tolstoy dengan Gods Sees The Truth,But Wait.Yang pernah baca versi terjemahan Indonesia-nya, hasil karya-terjemahan sang legenda,sang master.Koesalah Soebagyo Toer
Whuiihhh,kayaknya,bau-baunya,minggu ini bakal ada yang menge-lem-i pantatnya sendiri di kursi depan komputernya.heuheuheu
Lalu bagaimana dengan Bram Stoker ? Lalu bagaimana dengan Count Dracula ? Mmmmhhhhh….
Dan bagaimana dengan Tears In Heaven : From Beirut to Jerussalem yang baru sampe halaman 141 ? Whuaaaaahhhhh,beneran ini mah pantat bakal makin tampak nggak ‘adaan’ ajah ……




35 Comments