Membungkus Hari
Hadoh, nggak sadar sebulan udah kelewat. Mulai dari tahun baru, dan dari situ waktunya di habiskan buat ngobrol-ngobrol, bahas ini-itu, bahas kanan-kiri. Atau lebih kali ya? Kalo itungannya dari sebelum tahun baru, dengan aktivitas sms-sms-an nya? Mmmmmhhhh, waktu itu bisa menghilang ternyata. Serasa meloncat dari tanggal 1 langsung ke tanggal 31. Sadar-sadar udah ada di akhir bulan, pas terbangun di minggu pagi dengan sesak nafas, liat dompet yang nyaris nggak berisi. Pfiuuuhhhhhhh
Well ya, ini mungkin sekedar refleksi aja, mencoba membungkus semuanya (obrolan-obrolannya, kejadian-kejadiannya, pengalaman-pengalamannya, pelajaran-pelajarannya), biar nggak terserak dimana-mana. Walaupun iya, sambil nggak bisa berhenti menggigil menuliskannya juga.
1. Mungkin bener, kalo hidup itu memang berputar. Nggak hanya berputar kayak roda, tapi berputar melingkar membentuk lingkaran. Dimana pada saat-saat tertentu, kita akan kembali lagi di titik ketika kita memulainya dulu. Dengan kondisi yang beda, tapi hati yang sama.
Semacam circle of life kah? Iya bener, circle of life! You wanna know why I know Im cool. Coz I know circle of life Hahai….
2. Mungkin bener juga. Kalo kita hidup di pertemukan, hidup dipisahkan, lalu di pertemukan lagi pada satu titik yang sama atau….males sebenernya buat menuliskan ini, kesannya gimanaaaa gituh, satu garis benang merah?. Sadar-nggak sadar, mau-nggak mau, adalah atas pilihan-pilihan kita di masa lalu. Mencakup pilihan benar atau salah di dalamnya.
3. Katakanlah. Ibarat kata yang ketiga ini disebut katalis dari point 1 dan 2. Mungkin bener juga apa katanya si Bapak ini : “Laki-laki dan perempuanlah yang menciptakan sejarah, Tuhan tidak menciptakan sejarah. Sejarah adalah milik kita, laki-laki dan perempuan.”
4. Terakhir yang paling dasar, tapi kita sering melupakannya. Hidup itu di bagi dua. Ada sunset ada sunrise, ada baik ada buruk, ada benar ada salah. Hanya saja, kadang manusia suka nggak adil sama dirinya sendiri, hanya karena manusia selalu ingin terlihat di mata manusia yang lainnya, satu sisi saja. Sisi baiknya saja agar tampak sempurna di mata dunia.
Dan catatan lain, out of the blue sebenernya, buat catatan kaki sendiri aja. Dalam derajat tertentu, seorang laki-laki itu bisa menjadi sangat norak dan jayus (Hokeh, dari dulu gua emang norak dan …. Emang jayus juga, tapi ini? Doh, suka pengen melubangi tanah buat menyembunyikan muka dari dunia, kayak burung unta kalo inget), di saat berdiri tepat berada di depan mimpinya dulu.
Gods, my Alloh who creates heaven and earth, ini mah katanya si Ririn, beneran bukan kata sayah, katanya “Gods is a big joker, but nobody dares to laught” Waktu itu, waktu di putusin sama pacarnya dulu. Dan kalo ini candaanMu yang lain lagi buat sayah. I just wanna know what the jokes everything is, and give me one reason, for me to being a comedian who make everything all make sense. A wanna be a comedian who can sees the string.
iyah,thats ri9ht..
hidup itu like a circle,tersadar sekaran9 da february.
in the same of my thou9ht,kok cepet ban9ed,baru ajah mu bikin report selama sebulan kmren..
sekaran9 jadi bebenah la9i…
makasi da diin9etin la9i ^^”
coba ya bisa bener2 bungkus hari, saya bakalan pesen 2 bungkus buat libur full time. Sekarang serasa tidak ada hari libur dalam hidupku.. hiks
have a nice day bro
I never ask the day coming back again if I knew it is not good for me.. but in life I had been through ..these days were always amazed.. so I hope that circle always be The Circle..
refleksinya bagus, boleh menambahkan? ada tambahan untuk si kata Bapak : “Laki-laki dan perempuanlah yang menciptakan sejarah, Tuhan tidak menciptakan sejarah. Sejarah adalah milik kita, laki-laki dan perempuan.” sayangnya, jika Tuhan berkehendak menghapus sejarah itu dari muka bumi, maka habislah sudah, seperti atlantis yang sejak kini tak ditemui ujungnya, seperti dongeng, karena sampai detik ini belum ada jawaban pasti, lebih extrim, kiamat. Karena sebaik apapun sejarah itu, akan hapus jika kiamat dan akhir dunia tiba.