<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>acepbaduy</title>
	<atom:link href="http://acepbaduy.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://acepbaduy.net</link>
	<description>Oh no, I said too much, haven&#039;t said enough</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Mar 2010 08:09:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pelajaran Dari Pram</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2010/03/pelajaran-dari-pram/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2010/03/pelajaran-dari-pram/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 08:09:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Social literature]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=997</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama nggak ada kegiatan pencatatan disini -mungkin gara-gara, akhir-akhir ini, nggak banyak yang akan di catatkannya juga. Mungkin ada, tapi catatannya lebih masalah personal, dan gak berani mencatatkannya. Mungkin terlalu banyak mencatatkannya disini &#8220;tumblr.acepbaduy.net&#8220;, yang gak usah mencatat panjang-panjang, kalo hanya untuk mengeluarkan isi hati mah-. Untungnya blog ini pun masih menyala, mengingat ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama nggak ada kegiatan pencatatan disini -mungkin gara-gara, akhir-akhir ini, nggak banyak yang akan di catatkannya juga. Mungkin ada, tapi catatannya lebih masalah personal, dan gak berani mencatatkannya. Mungkin terlalu banyak mencatatkannya disini &#8220;<a href="http://tumblr.acepbaduy.net">tumblr.acepbaduy.net</a>&#8220;, yang gak usah mencatat panjang-panjang, kalo hanya untuk mengeluarkan isi hati mah-. Untungnya blog ini pun masih menyala, mengingat ternyata : Tidak ada kegiatan mencatat di blog itu selalu berbanding lurus dengan tidak ada kegiatan membayar biaya hosting juga. Hahai ^_^</p>
<p>Dan sekarang sedang berada di ujung &#8216;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_Raya_Pos,_Jalan_Daendels">Jalan Raya Pos, Jalan Daendels</a>&#8216;-nya Pramoedya Ananta Toer. Jalannya nggak sepanjang cerita &#8216;Bumi Manusia&#8217; memang, atau &#8216;Anak Semua Bangsa&#8217;, atau &#8216;Jejak Langkah&#8217;. Tapi Pram adalah Pram, nggak salah dan gak pernah salah kalo di backcover-nya tertulis: Sumbangan Indonesia untuk dunia.</p>
<p>Dan emang, no offense, of my two cents (or less heuheuheu), kayaknya salah satu sumbangan bangsa kita kepada dunia adalah seorang Pramoedya Ananta Toer.</p>
<p>Anyhow, dari &#8216;Jalan Raya Pos&#8217; -yang membentang sepanjang utara pulau Jawa, Anyer-Panarukan, sepanjang 1000 km?-, akhirnya bisa memaknai bahwa kita, bangsa kita, Indonesia, dari dulu, sering, terlalu sering malah, mengirimkan berita-berita buruk kapada dunia.</p>
<p>Seperti katanya Pram juga: Ada genosida pada ribuan orang-orang pribumi, 12.000 orang pribumi dalam setahun kalo gak salah baca. Hanya untuk sebuah &#8216;Jalan Daendels&#8217;, hanya karena Daendels bete gara-gara Anyer-Batavia di tempuhnya dalam 4 hari, atau setidaknya, gara-gara itulah Daendels bercita-cita bikin rute sepanjang itu dengan bantuan tangan-tangan orang pribumi, orang-orang kita. Dan orang-orang kita-dulu di genosida lewat sistem cultuurstelsel untuk biaya-i semuanya.</p>
<p>Belum genosida-nya Jan Pieterz Coen? Westerling juga? Para Nippon? Yang melunaskan nyawa orang-orang pribumi? Yang semua sukses mengurangi populasi penduduk Indonesia, 10 kali lipat lebih sukses dari program &#8216;Keluarga Berencana&#8217; yang udah di canangkan sejak dari masa pemerintahan orde baru. Tapi malah perkembangbiakan-nya semakin tak tertanggungkan sampai sekarang?</p>
<p>Damn it<br />
Damn it<br />
Damn it</p>
<p>Terlalu pake hati mungkin bacanya. Karena katanya temen: Itukan dulu, lain dulu-lain sekarang. Itu adalah sejarah, walaupun emang pahit tapi itu teuteup sejarah. Toh, jalannya sekarang masih ada dan kita semua memakainya, iya kan?</p>
<p>Hokeh, iyah, tapi masalahnya. Sejarah dunia juga akan mencatat bahwa: Ada bangsa, dimana bangsa itu berjalan di jalan yang di bawahnya tertimbun ribuan leluhurnya, dan mereka tetap bangga berjalan di atas-nya, seolah-seolah mereka sendirilah yang membuatnya.</p>
<p>Atau mungkin, bener katanya seorang temen yang lain: Bangsa kita terlalu lama ngeliatin pantat bangsa dunia Ke I. Jadi prestasinya cuma bisa menghasilkan generasi tua yang korup, dan generasi muda yang mabok?</p>
<p>Yang tua-nya gak mau ngalah dan sulit mendengar.<br />
Yang muda-nya teriak-teriak keadilan sambil ngerusak.</p>
<p>Funny?</p>
<p>Sementara itu, dunia menonton kita, dan bertaruh. &#8220;I bet you, 1 to 3, Rambo&#8217;s is still the special ones we made!&#8221;</p>
<p>Funniest?</p>
<p>Ah ya sudahlah. Udah temperamen nulisnya, nggak akan pernah habis ngomongin semuanya. Btw, pas liat cerita-cerita, berita-berita, kejadian-kejadian, di tv akhir-akhir ini. Mungkin nggak, kalo kita sekarang sedang di genosida sama bangsa kita sendiri?<br />
<img src="http://acepbaduy.net/wp-content/uploads/2010/03/jalan_raya_pos_b-150x150.jpg" alt="jalan_raya_pos_b" title="jalan_raya_pos_b" width="75" height="110" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1033" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2010/03/pelajaran-dari-pram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>World</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2010/02/world/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2010/02/world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 08:59:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;DEAR WORLD. I&#8217;M RIGHT HERE. WHY YOU CAN&#8217;T SEE ME?&#8221;
rgds
-duy-
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://acepbaduy.net/wp-content/uploads/2010/02/tumblr_kwyrhzWCCY1qzr04eo1_400.gif" alt="Why meh?" title="Why meh?" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-991" /></p>
<p><strong>&#8220;DEAR WORLD. I&#8217;M RIGHT HERE. WHY YOU CAN&#8217;T SEE ME?&#8221;</strong></p>
<p>rgds</p>
<p>-duy-</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2010/02/world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membungkus Hari</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2010/02/membungkus-hari/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2010/02/membungkus-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 13:59:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=954</guid>
		<description><![CDATA[Hadoh, nggak sadar sebulan udah kelewat. Mulai dari tahun baru, dan dari situ waktunya di habiskan buat ngobrol-ngobrol, bahas ini-itu, bahas kanan-kiri. Atau lebih kali ya? Kalo itungannya dari sebelum tahun baru, dengan aktivitas sms-sms-an nya? Mmmmmhhhh, waktu itu bisa menghilang ternyata. Serasa meloncat dari tanggal 1 langsung ke tanggal 31. Sadar-sadar udah ada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hadoh, nggak sadar sebulan udah kelewat. Mulai dari tahun baru, dan dari situ waktunya di habiskan buat ngobrol-ngobrol, bahas ini-itu, bahas kanan-kiri. Atau lebih kali ya? Kalo itungannya dari sebelum tahun baru, dengan aktivitas sms-sms-an nya? Mmmmmhhhh, waktu itu bisa menghilang ternyata. Serasa meloncat dari tanggal 1 langsung ke tanggal 31. Sadar-sadar udah ada di akhir bulan, pas terbangun di minggu pagi dengan sesak nafas, liat dompet yang nyaris nggak berisi. Pfiuuuhhhhhhh</p>
<p>Well ya, ini mungkin sekedar refleksi aja, mencoba membungkus semuanya (obrolan-obrolannya, kejadian-kejadiannya, pengalaman-pengalamannya, pelajaran-pelajarannya), biar nggak terserak dimana-mana. Walaupun iya, sambil nggak bisa berhenti menggigil menuliskannya juga.</p>
<p>1. Mungkin bener, kalo hidup itu memang berputar. Nggak hanya berputar kayak roda, tapi berputar melingkar membentuk lingkaran. Dimana pada saat-saat tertentu, kita akan kembali lagi di titik ketika kita memulainya dulu. Dengan kondisi yang beda, tapi hati yang sama. </p>
<p>Semacam circle of life kah? Iya bener, circle of life! You wanna know why I know Im cool. Coz I know circle of life Hahai&#8230;.</p>
<p>2. Mungkin bener juga. Kalo kita hidup di pertemukan, hidup dipisahkan, lalu di pertemukan lagi pada satu titik yang sama atau&#8230;.males sebenernya buat menuliskan ini, kesannya gimanaaaa gituh, satu garis benang merah?. Sadar-nggak sadar, mau-nggak mau, adalah atas pilihan-pilihan kita di masa lalu. Mencakup pilihan benar atau salah di dalamnya.</p>
<p>3. Katakanlah. Ibarat kata yang ketiga ini disebut katalis dari point 1 dan 2. Mungkin bener juga apa katanya si <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Carlos_Fuentes"><strong>Bapak ini</strong></a> : &#8220;Laki-laki dan perempuanlah yang menciptakan sejarah, Tuhan tidak menciptakan sejarah. Sejarah adalah milik kita, laki-laki dan perempuan.&#8221;</p>
<p>4. Terakhir yang paling dasar, tapi kita sering melupakannya. Hidup itu di bagi dua. Ada sunset ada sunrise, ada baik ada buruk, ada benar ada salah. Hanya saja, kadang manusia suka nggak adil sama dirinya sendiri, hanya karena manusia selalu ingin terlihat di mata manusia yang lainnya, satu sisi saja. Sisi baiknya saja agar tampak sempurna di mata dunia.</p>
<p>Dan catatan lain, out of the blue sebenernya, buat catatan kaki sendiri aja. Dalam derajat tertentu, seorang laki-laki itu bisa menjadi sangat norak dan jayus (Hokeh, dari dulu gua emang norak dan &#8230;. Emang jayus juga, tapi ini? Doh, suka pengen melubangi tanah buat menyembunyikan muka dari dunia, kayak burung unta kalo inget), di saat berdiri tepat berada di depan mimpinya dulu. </p>
<p>Gods, my Alloh who creates heaven and earth, ini mah katanya si Ririn, beneran bukan kata sayah, katanya &#8220;Gods is a big joker, but nobody dares to laught&#8221; Waktu itu, waktu di putusin sama pacarnya dulu. Dan kalo ini candaanMu yang lain lagi buat sayah. I just wanna know what the jokes everything is, and give me one reason, for me to being a comedian who make everything all make sense. A wanna be a comedian who can sees the string.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2010/02/membungkus-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I Miss You Is Not Enough</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2010/01/i-miss-you-is-not-enought/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2010/01/i-miss-you-is-not-enought/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 14:39:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=938</guid>
		<description><![CDATA[
Nong&#8230;
Ahem-ahem-ahem. To me, you are perfet. You are so cute. Just missed you is not enough. ^_^
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://acepbaduy.net/wp-content/uploads/2010/01/To_Me_You_Are_Perfect.jpg" alt="To_Me_You_Are_Perfect" title="To_Me_You_Are_Perfect" width="500" height="331" class="aligncenter size-full wp-image-939" /></p>
<p>Nong&#8230;</p>
<p>Ahem-ahem-ahem. To me, you are perfet. You are so cute. Just missed you is not enough. ^_^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2010/01/i-miss-you-is-not-enought/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Januari. Januari</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2010/01/januari-januari/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2010/01/januari-januari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 11:31:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[Baru sadar kalo ternyata Incubus punya lagu yang bisa bikin hatinya tiba-tiba amblas. Serasa ada lampu-lampu yang tiba-tiba di nyalakan pas sampe di lirik ini:

Sometimes, I feel the fear of uncertainty stinging clear
But lately I&#8217;m beginning to find that I
Should be the one behind the wheel
Whatever tomorrow brings, I&#8217;ll be there
With open arms and open [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru sadar kalo ternyata Incubus punya lagu yang bisa bikin hatinya tiba-tiba amblas. Serasa ada lampu-lampu yang tiba-tiba di nyalakan pas sampe di lirik ini:</p>
<blockquote><p>
Sometimes, I feel the fear of uncertainty stinging clear<br />
But lately I&#8217;m beginning to find that I<br />
Should be the one behind the wheel<br />
Whatever tomorrow brings, I&#8217;ll be there<br />
With open arms and open eyes yeah<br />
But lately I&#8217;m beginning to find that<br />
When I drive myself my light is found</p>
<p>(Incubus &#8220;<a href="http://www.index-of-mp3.com/download-Incubus_-_Drive-fs34136294-5786fc12.html">Drive</a>&#8220;)</p>
</blockquote>
<p>&#8220;Whatever tomorrow brings, I&#8217;ll be there&#8221;? Iya bu. Eh iya Nong, saya sudah nggak peduli lagi dengan hari esok. Mungkin saja besok tunasnya terus berkembang, atau mungkin saja patah. Saya sekarang cuma pengen di bawa di setiap hari mu. Itu saja sudah cukup.</p>
<p>Anyhow. Seneng ya ternyata. Januari dimulai dengan tidak membohongi hati. Setelah-setelah semuanya? Setelah semua-semua pengakuan? </p>
<p>And oh btw Nong, saya sekarang jadi lebih rajin mandi loh. ^_^</p>
<p>With all &#8216;fullmoon&#8217; I scratch on my notes</p>
<p>-acepbaduy-</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2010/01/januari-januari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menatap Tahun Baru</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2010/01/menatap-tahun-baru/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2010/01/menatap-tahun-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 06:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[
Pada luka, pada setiap tetesan cuka. Pada kebohongan mana lagi saya harus berhutang budi?
(img source: minorgraph)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://acepbaduy.net/wp-content/uploads/2010/01/foots.jpg" alt="foots" title="foots" width="460" height="258" class="aligncenter size-full wp-image-904" /></p>
<p>Pada luka, pada setiap tetesan cuka. Pada kebohongan mana lagi saya harus berhutang budi?</p>
<p>(img source: <a href="http://minorgraph.acepbaduy.net/">minorgraph</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2010/01/menatap-tahun-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Amarah Atau Apalah</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2009/12/cerita-amarah-atau-apalah/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2009/12/cerita-amarah-atau-apalah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 10:53:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=893</guid>
		<description><![CDATA[Matanya masih kriyip-kriyip dan merah kayaknya, gara-gara nggak bisa tidur semalaman tadi. Trus paginya langsung berangkat kerja dengan terantuk-antuk, dan sekarang ada di ruang internet umum, pesanan kopinya yang baru aja dateng (makasih mba, kopi manis yang nganter-nya pun manis, hehehe), sama rokok yang terus menyala sambung-menyambung. Sore menuju malam, didepan sebuah monitor berwallpaper Angelie [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Matanya masih kriyip-kriyip dan merah kayaknya, gara-gara nggak bisa tidur semalaman tadi. Trus paginya langsung berangkat kerja dengan terantuk-antuk, dan sekarang ada di ruang internet umum, pesanan kopinya yang baru aja dateng (makasih mba, kopi manis yang nganter-nya pun manis, hehehe), sama rokok yang terus menyala sambung-menyambung. Sore menuju malam, didepan sebuah monitor berwallpaper Angelie Jolie, dengan matanya yang udah 5 watt. </p>
<p>Ini kali yak yang disebut hidup yang berwarna itu? Kurang tidur, disebuah ruangan kotak penuh asap rokok, dan muka seorang Angelina Jolie yng di centered di monitor, sampe-sampe komedo-nya kelihatan? Beneran komedo itu teh, atau karena emang matanya yang kurang tidur?</p>
<p>Mencoba mengingat-mengingat. Memunguti yang terserak-serak dari hari-harinya kemaren.</p>
<p>Mmmmhhhh, berawal dari cerita-nya seorang Derek Vinyard dalam &#8216;The American History X&#8217; yang di tonton tadi shubuh. Tentang seorang neo-nazi yang menghabiskan hidupnya untuk &#8216;Mein Kampf&#8217;-nya Adolf Hitler, untuk membenci orang-orang berkulit hitam, atau kuning, atau merah, atau mungkin sawo matang juga. Kepalanya Jadi bisa mengangkat apa-apa yang yang dibilang sama Eugene Ionesco dalam The Bald Soprano. Dia bilang; Drama ini tentang seorang pemberang, seorang manusia jahat yang sedang berkuasa, dan seorang pemberang lain, seorang manusia lainnya yang ingin membunuh si manusia yang berkuasa itu, dan kriminal.</p>
<p>Eh?</p>
<p>Bukan-bukan-bukan. Bukan Ionesco dalam The Bald Soprano, tapi Ionesco yang mengutip buku literary-nya Jan Kott. Shakesperae Our Contemporary. Bukunya lagi nggak di pegang, lupa lagi di pinjem sama siapa, tapi sepertinya bener.</p>
<p>Dan mencoba mengiris-iris &#8216;American History X&#8217; menjadi potongan-potongan kecil, dan mencoba membaca secara detail dari tiap potongan-potongannya itu, dan baru ini yang bisa ditangkapnya:</p>
<blockquote><p>&#8220;Cerita di film ini nggak sebatas tentang rasialis aja. Lebih dari itu, film ini sepertinya pengen mengangkat isu-isu personalitas. Mengangkat sebuah kemarahan seseorang, kekesalan seorang sama lingkungan sekitarnya, keadaannya, ketidakmampuannya. Marah dan kesal karena berada di rantai makanan terkecil dari sebuah lingkungan sosial. Marah sama hal-hal yang remah-remah&#8221;</p></blockquote>
<p>Nggak tahu kenapa, ngerasa ada bagian dari diri sendiri yang sempal-sempil di karakter itu. Sama kayak Derek Vinyard, belum menuju rasialis emang. Tapi pintu-pintu kemarahannya suka tiba-tiba terbuka secara berlebihan dan tanpa alasan. Ngerasa dunia sedang tidak bersahabat atau semacamnya.</p>
<p>Dan mungkin, kenapa film ini bisa jadi nominasi oscar tahun&#8230;Ah lupa lagi, gak sempet baca-baca sampulnya. Mungkin karena bisa menterjemahkan emosi yang biasa dirasakan oleh orang banyak, dalam artian tidak harus menjadi seorang neo-nazi untuk merasakan emosi yang kayak gini. Emosi berlebih yang semestinya tidak harus ada</p>
<p>Kayak sekarang ini, dengan setingan panggung: Ada dibelakang monitor flat 17 inch, abu-abu rokok yang berjatuhan diatas meja, sebuah asbak yang nggak pernah penuh sama abu rokok, setengah cangkir moka, bermultitask-menengok Fb orang lain, membaca status terbarunya, relationship yang terjalinnya, content-content yang di upload untuk sekedar bilang ke masyarakat fb &#8220;Gua udah punya ini, gua udah pernah kesini, bahagianya hidup gua. Lha elu?&#8221; </p>
<p>Well ya, terlepas dari itu adalah hak dari setiap masing-masing individu untuk berbagi kebahagiaan, menunjukkan mood postive-nya, berbagi ceria atau apalah di Fb, but suddenly I Thought &#8220;Oh my gods, I wanna kick some big fat ass tonight&#8221; atau sempet malah kepikiran &#8220;Ya Tuhan, manusia tutup thermos ini, kapan ya saya di kasih kesempatan buat ngelus-ngelus kepalanya,&#8230;Pake semacam palu gituh?&#8221; Hanya gara-gara orang ini nge-upload satu pics &#8216;hahahihi&#8217; di dinding miliknya, hanya satu pic kebahagiaan tapi rasanya seperti sebuah serangan yang tidak ber-prikemanusian dan menimbulkan kemarahan yang gak jelas secara berlebih? </p>
<p>Belum berada di tingkatan yang harus berakhir dengan lempar-lempar asbak dan benda-benda keras lainnya yang ada di meja komputer, yang dapat melukai mahluk hidup yang ada di warnet secara phisycally memang (or I must Started it now?). Tapi emosi yang seperti ini kan yang bisa merendahkan kualitas hidup itu? Tidak Ikhlas, tidak bahagia di saat orang lain mendapatkan sesuatu yang di-mau-i-nya, sementara kita tidak (atau belum atau tidak akan pernah) mendapatkannya?.</p>
<p>Itukan sama kayak Vinyard yang merendahkan dirinya sendiri dengan menganggap semua tetangganya yang negro adalah sampah masyarakat-yang bisanya hanya menghabiskan dana jaminan sosial pemerintah. Keahlian mereka cuma teriak-teriak dijalanan, sek bebas, dan jual obat bius. Dan semua tetangga yang meksiko-nya adalah homo, hanya gara-gara mereka berambut klimis dan bercelana ketat?.</p>
<p>Vinyard mungkin hanya sebuah fiksi. Tapi emosi yang digambarkannya bukan sebuah fantasi.</p>
<p>And I though, off the deep end, for some perspective maybe, and ok instead of marah-marah gak jelas. Mungkin emosi, amarah, apapun ini namanya hanya satu lapis fase dari berlapis-lapis fase, dari sebuah proses hidup yang harus di jalani untuk mencapai sebuah kematangan itu. </p>
<p>Dan ini mungkin bisa di jadikan sebagai catatan di kepalanya juga, masih dari &#8216;American History X&#8217; : Bahwa amarah hanya akan menghasilkan sebuah bumerang.</p>
<p>Ah ya, kalopun nggak bisa meloncati fase ini. Semoga bisa melaluinya dengan cepat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2009/12/cerita-amarah-atau-apalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why Gods Why?</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2009/12/why-gods-why/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2009/12/why-gods-why/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 13:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=847</guid>
		<description><![CDATA[Semoga ini cuma buat sementara. Mungkin karena gara-gara lagi sakit (lagih? Kok bisaahhh) (kemaren-kemaren kepalanya serasa berat banget, udah sembuh. Ada selesma, jadi berat lagi), mungkin juga gara-gara cuti senin kemaren yang belum puas tidurnya, atau mungkin gara-gara hari minggu kemaren, kemaren-kemaren-kemarennya lagi, yang mau keserempet angkutan umum.
Sekarang ini suka tiba-tiba kepikiran pengen punya rambut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga ini cuma buat sementara. Mungkin karena gara-gara lagi sakit (lagih? Kok bisaahhh) (kemaren-kemaren kepalanya serasa berat banget, udah sembuh. Ada selesma, jadi berat lagi), mungkin juga gara-gara cuti senin kemaren yang belum puas tidurnya, atau mungkin gara-gara hari minggu kemaren, kemaren-kemaren-kemarennya lagi, yang mau keserempet angkutan umum.</p>
<p>Sekarang ini suka tiba-tiba kepikiran pengen punya rambut yang panjang dan gimbal.Kayak punya-nya seorang Bob Marley, seorang almarhum Mbah Surip, atau kayak seorang vokalis Steven and The Coconut Treez itu, atau atau atau, siapapun itu yang penting panjang dan gimbal. </p>
<p>Malahan, udah ngebayangin mau di iket kebelakang pake pita warna-warni segala coba? Doh.</p>
<p>Ya Tuhan ada apa dengan hidupku? Ada apa dengan mimpi-mimpinya? Disaat orang lain yang usianya sama, beda satu tahun-dua-tiga-empat. Lingkaran hidupnya udah mengecil, mengerut, terfokus menjadi satu titik yang pasti. Ini malah mengembang kemana-mana, aneh pulak?</p>
<p>Why Gods why ? WHUAEEEYYYYYY ??????</p>
<p>Pfiuuuuuuuhhhhhhh&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2009/12/why-gods-why/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tambah Umur. Tambah Usia</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2009/12/tambah-umur-tambah-usia/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2009/12/tambah-umur-tambah-usia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 14:17:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=837</guid>
		<description><![CDATA[More than tercekat dalam artian milad secara phisically; Bertambahnya usia berdasarkan sistem penanggalan waktu apapun. Hari kemaren, usia-nya genap 27 tahun. Hurray! Hurray! Hurray! Walaupun iya, masih terseok-seok dalam usia yang seharusnya udah mateng ini. Teuteup. Hore!
27 Tahun? Mmmmhhhhh apa yak? Mikir mikir mikir, cepet cepet cepet. Oh, iya. 27 tahun, semoga tidak tampak seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>More than tercekat dalam artian milad secara phisically; Bertambahnya usia berdasarkan sistem penanggalan waktu apapun. Hari kemaren, usia-nya genap 27 tahun. Hurray! Hurray! Hurray! Walaupun iya, masih terseok-seok dalam usia yang seharusnya udah mateng ini. Teuteup. Hore!</p>
<p>27 Tahun? Mmmmhhhhh apa yak? Mikir mikir mikir, cepet cepet cepet. Oh, iya. 27 tahun, semoga tidak tampak seperti 77, bisa se-matang 57, punya semangat 17. Dan, punya keceriaan anak 7 tahun.</p>
<p>And oh satu lagi. Nggak pengen apa-apa lagi, pengen jadi baik lagi aja, jadi baik ajah udah cukup, lebih worth it dari apapun di dunia ini. Nggak perlu kayak Ebenezer Scoorage-A Christmast Carol-nya JIm Carrey yang di datangin hantu masa lalu, masa sekarang, dan masa datang supaya menjadi baik. Cukup banyak temen ajah, nggak usah deh ada hantu-hantuan.</p>
<p>^^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2009/12/tambah-umur-tambah-usia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New Moon</title>
		<link>http://acepbaduy.net/2009/11/new-moon/</link>
		<comments>http://acepbaduy.net/2009/11/new-moon/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 07:57:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>acepbaduy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://acepbaduy.net/?p=811</guid>
		<description><![CDATA[:: WHEN THE VEGETARIAN VAMPIRE (EDWARD CULLENS)  DUMBFOUNDED ON IDUL ADHA
Tiga hari libur, nggak merubah sesuatu. Nggak ada perubahan yang signifikan, yang bisa merubah hari senin itu jadi indah, atau minimal kalopun nggak indah, ya semangat kerjanya-lah jadi mengebu-gebu. Udah libur gituh.
(Btw, kapan terakhir kali hari gua indah yak? Sama apa?) 
Oke kan ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>:: WHEN THE VEGETARIAN VAMPIRE (EDWARD CULLENS)  DUMBFOUNDED ON IDUL ADHA</strong></p>
<p>Tiga hari libur, nggak merubah sesuatu. Nggak ada perubahan yang signifikan, yang bisa merubah hari senin itu jadi indah, atau minimal kalopun nggak indah, ya semangat kerjanya-lah jadi mengebu-gebu. Udah libur gituh.</p>
<p>(Btw, kapan terakhir kali hari gua indah yak? Sama apa?) </p>
<p>Oke kan ada hari gajian, tapi kan tiap bulan juga gajian, sama kayak rutinitas yang lain. Terlepas dari acara syukur mensyukuri hari gajian, setelah liburan tiga hari ini, kesannya cukup satu kata aja: Garing.</p>
<p>Ada sebenernya  yang bikin seneng, remah-remah, tapi kayaknya harus dituliskan juga disini. Biar adil</p>
<p>Ceritanya, sabtu pagi rumah udah dipenuhi dengan bau anyir dari daging kurban, bibi-bibi, paman-paman, ponakan-ponakan sebagian udah pada berdatangan. Bahaya buat seorang vegetarian, sebentar lagi perang lemak dan bau amis bakal segera di mulai. Akhirnya memilih buat keluar </p>
<p>Diluar. Keliling ke sekolahan SMP dulu, kali aja ada temen atau siapalah yang bisa ditemui buat mengenang sejarah, bad decision, nggak ada yang kenal satu orang pun. Terus ke situ Cileunca, sama ini juga, nggak ada yang menarik. Tempatnya nggak kayak dulu lagi. Sekarang acak-acakan, sepi, nggak ke urus, kurang perhatian, kurang kasih sayang. Ampun deh.</p>
<p>Daripada di rumah mual-mual sama daging, terus suka bete sendiri dan ujung-ujungnya bakal nge-bete-in semua orang, akhirnya perjalanan di teruskan ke perkebunan teh Malabar. And ya, akhirnya ada yang mengenali. Hurray Hurray senangnya masih tinggal di dunia yang sama ternyata. </p>
<p>Bukan seseorang yang bisa di kategorikan sebagai sahabat sebenernya, tapi setelah sekian tahun nggak pernah ketemu, semua orang bisa jadi sahabat kan ya. Dimulai dengan ngobrolin bad news-nya dulu &#8220;si anu tuh udah nikah 3 kali, sekarang mau yang ke empat!&#8221; (beneran itu teh? Laku bener, jadi sirik) dan &#8220;si anu sekarang nggak punya rumah lagi gara-gara gempa kemarin&#8221;, sama anu lain yang berakhir jadi preman . Banyak yang berakhir dengan cerita sukses juga, jadi dokter, jadi perawat, jadi pns, jadi pagawai yang bolak-balik ke luar negeri, dan jadi apa ya itu yang satumya lagi, pokoknya orang ini jadi orang kota tetap saking suksesnya, gak pernah pulang kampung. </p>
<p>Anyway, dari semua obrolan siang itu. Its show me the &#8216;lifes&#8217; that I should see, the place, Or the people yang jadi bahan buat mengaca diri sendiri, lengkap dengan baik dan buruknya. Dan kayaknya, sekarang harus mulai nge-life list lagi. Harus mulai &#8216;berani&#8217; nge-life list lagi.</p>
<p>(Lifelist? Adakan wishlist, itu tuh buat jangka pendek, nah lifelist ini jangka panjang. Hehehehe)</p>
<p>Udah di niatin gak akan pernah list-list an lagi tadinya, gara-gara list yang kemarin ajah mentok dimana-mana. Asal senang ajah udah cukup, nggak ada target-targetan, gak apa-apa mesti harus jadi &#8216;boneka&#8217; juga. Toh &#8220;The most powerful thing in the universe still just a puppet.&#8221; Kan? Gua dapet ini dari temen, nggak tahu dia dapet darimana. Gara-gara kebanyakan nonton berita di tv kayaknya.</p>
<p>Tapi pas inget katanya temen ini lagi, bahwa kita harus punya target atau bahwa kita harus punya pertanyaan buat diri sendiri &#8220;Buat apa kita hidup?&#8221; &#8220;Apa yang mau dicapai dalam hidup?&#8221;, bahwa tanpa itu semua kita seperti mayat hidup (dia bilangnya bukan kayak mayat hidup sih. Kayak kolor yang nunggu di cuci di akhirat entar. Hahaha)</p>
<p>Mulai mengangkat manusia lain di dalam cermin, man in the mirror. Life-list yang paling masuk akal saat ini mungkin : Not to be cengeng, rewrite the wish and stik to  it.</p>
<p>Di mulai dengan mencoba makan daging? Yaiks. Over my dead bodies firts.</p>
<p>Ralat, kecuali yang satu ini. *(</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://acepbaduy.net/2009/11/new-moon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
