Oh no, I said too much, haven't said enough

acepbaduy

 

 

  • mandor tempe: masalahnya ya itu, apakah kita sedang di genosida bangsa sendiri ?
  • acepbaduy: @ All: Maabs semuahnyah, sayah baru ol lagih. Terimaksih yak :D
  • iLLa: sama.. sama.. sama.. ni orang kemana yak? ngilang getu. etapi ada namanya di list peserta Amprokan tuh, see ya...
  • quinie: owww.. gua jadi inget pelajaran matematika. itu namanya persekutuan/daerah irisan, lambangnya hurup U...
  • quinie: dari dulu emang rssnya bermasalah..gua juga ga ngerti kenapa

     

Mem-Bebek

Bener kali ya.Kalo pembacaan buku yang kedua kalinya itu bikin kepala kita lebih gampang menangkap pesan-pesan yang tersurat didalamnya.Pembacaan buku yang kesatu,membuka sekat-sekatnya dan yang kedua ngambil cahaya dari sekat yang udah di buka tadi.Mmmmhhh,make sense kayak-nyah.

Kayak tadi sore contohnya,2 jam sebelum berbuka puasa dan nggak ada kerjaan.Akhirnya,membuka kembali buku lama.My Self Scumbag Beyond life and Death karangannya Kimung.Dengan alasan kayaknya seru sore-sore sambil ngabuburit baca buku yang based on true story.Padahal kalo dipikir-dipikir,ada 2 buku baru yang masih terbungkus plastik,tercecer-cecer di rak.Winnetou IV-nya Karl May sama satu lagi buku tipis dapet hasil diskon gede-gedean minggu kemarin.Esey-esey sunda santey

(Alasan lainnya mungkin : Kalo gua buka plastik itu buku dua sekarang-sekarang.Lha,pas ntar liburan gua baca apaan dong ? 1001 arti mimpi dan Mujarobat ? Iiiiihhhhh…serem kali)

Ivan ‘Scumbag’ Firmansyah sebagai tokoh central di buku ini.Dalam pembacaan kali ini lebih mengena di hati,lebih kerasa nuansa junkie-nya.Scene-scene dipanggungnya,prosesi bermusiknya, dan ritual pembuatan klip bareng Fadly-padi di Tiga Titik Hitam pun dengan gampang di cerna oleh kepala.Distorsi gitar dan suara saut-menyaut antara Ivan dan Fadly sekarang terdengar jelas oleh mata.

Lebih dari itu juga.Keidealisan Ivan,konsistensinya.Dan cara berpikirnya yang realistis adalah tiga hal yang ingin gua capai saat ini.I means,kadang gua tuh sukanya slang-sling.Diawal perjalanan kadang idealisme ini lebih tebel dari yang pernah terpikirkan dikepala tentang idealisme.Tapi,dalam perjalanannya,nggak tahu kenapa, si-idealisme itu terkikis tipis.Ntah karena kebutuhan ataupun karena big fat ass man with a bucks on his pocket yang bikin ‘gambar-gambar’ yang sedang di skets-in ini jadi selalu ngikutin mainstream yang gua nggak suka-i.Terlalu musiman,terlalu mem-bebek.

What a man can do and what a man can’t do,kerasanya jadi lebih ke what an bebek can or can’t do.Yup,membebek dengan alasan keadaan adalah hal yang paling sering dialamin saat ini kayaknya.Rasanya sama kalo kita ada dibelakang seseorang,terus orang itu ngomong ” Oh good boy…good-good boys.Sign here,yeah sign here,right here.Right on my butts! “.

(Damn it)(For godshake,I hate my self when I must face on with keadaan,harus berdamai dengannya.Dan harus membebek setelahnya.)

Mungkin,karena itu gua selalu terpesona oleh orang-orang yang anti-kompromi macam Ivan ini.Setelah,Jim morrison,James Hetfield,Max Cavallera,Tracy Chapman,Alanis,dan satu lagi.Laki-laki atau perempuan yang hidup di jaman sekarang ini tapi jago banget maenin gamelan.I loves gamelan,especially gendang.Hehehehehe

Ada kutipan bagus dari buku itu :

…Ivan mengerahkan segala daya upaya agar musiknya bisa terus hidup bersama-sama Burgerkill dan teman-temannya di Ujungberung.Di tengah mainstream industri musik saat ini.Barangkali,ini sebuah wujud dari sikap anti-kompromi yang dapat kita tandai dengan satu kalimat yang memuat ekspresi khas dari Ujungberung:PANJEG DINA JALUR

(notes: Panjeg dina jalur sama dengan teguh pendirian apapun yang terjadi)

Well,I think I should panjeg dina jalur as well as I can do.Sekali-sekali keadaan harus ngikutin gua…

Legacy lives on and on

Pertama-tama,karena sekarang hanya ini yang ada di kepala.Cuma pengen ngomong : Selamat dateng semuanya di blog baru ini.Terima kasih udah pada mau menyempatkan diri buat datang kesini.Baik yang datangnya dari link di bloglama ataupun yang datangnya…darimanapun itu.Terimakasih tak terperikan.

Nggak penting mungkin,tapi kayaknya ini harus di tulis dulu di awal.Sama seperti di bloglama,blog ini pun bukan kumpulan kisah keberanian atau rangkuman cerita heroik dari seorang-gua ( karena kata temen juga,even he’s not better than me ” Kata sifat keberanian dan heroik itu,kalo di aplikasikan-nya ke elu.Nggak akan pernah jauh-jauh dari kata parah dan rumah sakit”.Well ya,pernah menjadi korban penusukan orang-orang iseng akan selalu menjadi bukti sahih untuk itu ).Setidaknya,blog ini nggak pernah dimaksudkan untuk itu semua.

Dan,blog ini pun bukan pula sebuah literatur photography yang deskriftif,rapi tersusun alphabetical.Yang harus bisa mengungkapkan rahasia dari sebuah malam -lengkap dengan bulan,lengkap dengan bintang- kepada setiap pembacanya.Hanya dengan satu baris kalimat dibawahnya : Itu bulan,itu bintang.Kek elok nian malam ni !.

Trus,what kind ‘bullets’ in my heads for all these thing ?

2-3 bulan yang lalu pernah membaca buku.Mmmmhhh…3 bulan yang lalu kayaknya deh.Yang mungkin bisa dijadikan alasan lain kenapa blog ini hadir.Di buku itu seorang Carlos Fuentes ngomong ” laki-laki dan perempualah yang menciptakan sejarah,kitalah yang menciptakan sejarah.Sejarah bukan ciptaan tuhan,sejarah adalah ciptaan kita”.

Juga,dari buku lain,yang ini yang di baca 2 bulan yang lalu mah.Dimana seorang Che Ghuevarra bilang “Manusia dalam perjalanan hidupnya,didalam hidupnya.Akan memikirkan banyak hal.Mulai dari filosofis tingkat tinggi sampai pada keinginannya akan semangkuk makanan”

Mungkin,kayaknya.Sebagai itu-lah blog ini hadir,sebagai rekam jejak,sebagai tanda tangan kehidupan.Mmmmmm,oke,terlalu berat kayaknya.Ralat,sebagai paraf kehidupan aja kali ya.Secara paraf kan lebih pendek daripada tanda tangan…Heuheuheu

Trus…

Katanya,kata orang-orang.Dimana ada perpindahan,kemanapun itu,darimanapun itu,dan dalam bentuk apapun itu.Pasti ada harapan-harapan baru yang tersirat (or tersurat) di dalamnya.Gitu juga dengan perpindahan nge-blog ini,ada pengharapan baru di dalamnya.Walaupun,kalo mau dilist,di buatkan daftarnya,pengharapan barunya pun gak akan banyak-banyak.Masih ada disekitaran pengharapan akan adanya hidup baru (dengan nuansa-nuansa baru dengan ide-ide baru ),pengharapan akan adanya cerita baru yang akan di catatkan kedalam blog ini.Cerita baru dalam artian.Cerita yang ber-taglines,yang jelas ceritanya mau di bawa kemana.Nggak kayak sekarang,muter-muter di satu tempat,stuck on my own story karena nggak jelas judulnya apa.

Mungkin segini aja dulu deh buat hari ini.Thanks for coming,di doa-in pada masuk surga deh semuanya.Hah…hah…hah

And oh,ada satu lagi hampir lupa,walaupun agak malu-malu buat menuliskannya disini.Mmmmhhh…..Ehem-ehem,pengharapan akan adanya cinta baru.(Hahaiii,adoh,adoh,adoh,beneran blushing-blushing deh mukanya).Karena masih kata temen juga,yang ini seorang teman perempuan ” Elu tampak kayak lagunya Rossa deh cep,itu loh yang bunyinya :Ku menangeeeeeeeeesssss membayangkan…anu-anu lupa lagi gua juga”.

What? WHUUUUUAAAATTTT ??? beneran itu teh ? Aseli ?

Ahem,beneran deh,kalo emang benar tampak seperti itu.I need cinta baru,bener-bener harus mulai mencari cinta baru.Walaupun bakal tampak kayak orang mencari jarum di tumpukan jerami,atau malah,mencari satu jerami di tumpukan jarum.Cinta baru itu pasti bakal ada,cinta baru yang mempunyai senyuman 24 karat,atau setidaknya buat gua sendiri, senyumannya itu bernilai 24 karat Heuheuheu (hadoooohhhh,malu beneran ini mah.Hadoh-hadoh-hadoh.Malu malu malu).

Wish on me kawan ya

***

Ps: Maabs ya blogrollnya baru dikit,pada blom dituliskan soale.Maabs maabs maabs,beneran.

Check…Check

Cek…

Cek….

Cek………

Satuh…Duah…Tigah

Perhatian perhatian kepada seluruh warga kampung Los Cinyiruan harap kumpul di depan kantor posyandu.Karena akan diadakan acara mengadu anak domba.Sekian dan terimaksih :D

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!